Bali - Hari Kedua - Pantai Melasti
30.12.18
Iya, terbangun dengan alarm, pukul 07.00 ! yang ini tidur ga sampai 4 jam. ini adalah hari terakhir dari jalan-jalan singkat ini. bangun tidur saya langsung mandi agar segar. hotel kedua kali ini adalah Hotel Kayun Hostel Downtown. seperti kemarin saya pilih shared room karena harganya sungguh amat bersahabat. kalau tidak salah kemarin sekitar Rp 70,000-an. memang lebih murah karena tidak dapat sarapan dan kamar mandi di luar. kita juga ngga dapet handuk, haha. sungguh pintar saya ga bawa handuk ke hotel,saya tinggalin di kos-an temen demi menghemat berat barang bawaan. biaya sewa handuknya Rp10,000,-. mereka punya kolam renang di dalam. saya sangat suka dengan kamar mandi mereka, meskipun kamar mandi ini bercampur dengan segala kamar, bukan untuk wanita saja, pria juga. tadinya saya cuma mau pakai handuk saja ke kamar mandi karena saya pikir kamar mandinya khusus wanita juga sesuai dengan kamar yang saya pesan, namun ternyata ada pria lain sedang mencukur kumisnya di wastafel. ada tersedia air panas di showernya, ntah efek dari pegel-pegel apa gimana, saya mandi itu lebih dari 30 menit, cuma ngucurin air hangatnya ke pundak saya, berasa relax banget. tapi berhubung mengingat ga boleh boros air demi masa depan, yasudah saya selesaikan saja. selesai dari mandi itu saya berjalan-jalan kembali di sekitaran hotel saya, kalau pagi hari , kios-kios pinggir jalan yang buka adalah tempat jualan oleh-oleh dan juga beberapa restaurant. pemandangan yang begitu berbeda di pagi hari dan di malam hari. hal lucu yang saya dapatkan pagi itu adalah waktu saya sedang di jalan, ada ibu-ibu menawarkan "ayok pijet, pijet". saya pribadi agak sedikit negatif dengernya, haha di pikiran saya, ini masih pagi kenapa mesti pijet ? . yasudahlah.
hasil dari puter-puter adalah sendal rumbai-rumbai dan setelan putih rumbai-rumbai juga. siap untuk di pakai ke pantai hari ini.
Bali - Hari Pertama - Pura Tirta Empul , Tegalalang Rice Terrace
28.12.18
Hari ini saya terbangun pagi dengan penuh semangat , meskipun hanya tidur tidak sampai 5 jam tapi saya begitu semangat untuk menjalani hari ini. saya bangun, mandi kemudian menelfon teman saya untuk menjemput saya. sambil menunggu dia datang, tentunya saya tidak akan melewatkan kesmepatan untuk mengabadikan hotel tempat saya menginap, saya sengaja memilih menginap di tempat ini karena tempat ini sesuai dengan mood saya, colorful, so cherished. ohya di hotel ini saya menginap di kamar "shared room", seharga kurang lebih RP. 150.000,-. ketika itu saya memesannya datri pegipegi.com . baru semenjak saya liburan ini saya baru tahu bahwa kita bisa sewa hotel low budget dengan metode ini. ketinggalan informasi banget ya. pagi itu saya mendapat sarapan super minimalis juga. saya lupa namanya apa, pokok kalau disebut gampangnya ya itu burger, bersama segelas teh hangat, eh panas. tidak lama kemudian teman saya datang menjmeput saya, sekalian saya check-out dari hotel. saya menitipkan barang-barang saya di tempat kos dia. saya hanya membawa 1 ransel yang berisi alat mandi dan baju se-cukup-nya. sudah ada dalam otak saya kalau saya akan membeli baju Bali saja, oleh sebab itu barang bawaan saya dari rumah sangat sedikit.
Bali 2018
27.12.18
Pulang Kampoeng 2018
22.12.18
hari ini tanggal 22 Desember 2018 jadwal utk pulang kampung. Singkat cerita behind the scene nya,awalnya ga akan pulang ke Bondowoso. Cuma hasil dari perenungan akan lbh baik kalau pulang aja, ngabisin akhir tahun sama keluarga, sama orang2 yang benar2 terdekat di hati. Pengalaman dari tahun lalu, momen ketika perpindaham tgl 31 ke 1 itu aku pake bareng keluarga dan puji Tuhan nya Dia kasih aku banyak banget kesempatan di tahun 2018 untuk bisa ketemu sama keluarga, hopefully tahun depan juga bisa seperti itu, namun ya apapun nanti yang terjadi di tahun depan, aku akan tetep bersyukur aja.
Amsal 16:9
Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.
Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.
Kita bisa buat planning kita jauh2 hari, tapi tetap yang di atas yang nentuin, bukan berarti kita ga perlu buat planning, justru dari itu kalau kkta udah tau planning kita apa, kita bisa kawal itu sama doa.
Universitas Bunda Mulia Alam Sutera
14.12.18
Kala itu ketika beberapa anggota tim operasional berkumpul, mengabadikan momen kebersamaan, disitulah terpancar kebahagiaan. Kami dari berbagai latar belakang, tergabung menjadi sebuah kelompok kecil yang militan. tidak ada batasan yang terlalu berarti bagi kami, namun tetap belajar untuk saling menghormati satu sama lain.
Natal 2018 - Ciputra Mall Jakarta
13.12.18
Selamat datang kembali para pembaca. Blog kali ini Aku ingin membagikan ke kalian suasana NATAL yang ada di beberapa mall yang Aku kunjungi. Selama ini, aku masih belum bisa move on dari keadaan Natal di Manado, yang mayoritasnya mereka memang merayakan Natal, kondisi yang berbeda dengan ibu kota kita, Jakarta. Kalau di Manado , dari awal bulan November saja, kita bisa merasakan suasana Natal yang begitu pekat di segala tempat. Berbeda dengan saat ini, Natal baru akan benar-benar terasa ketika kita memasuki bulan Desember. Berikut beberapa tempat yang Aku sempat foto.
BOGOR - Nako Kopi dan Bakso Boedjangan
26.11.18
30 Maret - 1 April 2018,
long weekend datang, libur dari hari Jumat sampai Minggu. udah pasrah ga tau mau kemana yang asik. tiba-tiba saja sang office-mate "SEKAR" ngajakin liburan ke Bogor. Sekar bilang, " udh ntar liburan ke rumah gue aja " kan jadi bahagia 😁😀 sebenernya sebelumnya udah pernah ke Bogor nengokin temen SMA, Jenia namanya. lalu kita jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor waktu itu, tapi ya udah lumayan lama, tahun lalu. betapa bahagianya bisa ke Bogor lagi, suasananya teduh-teduh gitu.
long weekend datang, libur dari hari Jumat sampai Minggu. udah pasrah ga tau mau kemana yang asik. tiba-tiba saja sang office-mate "SEKAR" ngajakin liburan ke Bogor. Sekar bilang, " udh ntar liburan ke rumah gue aja " kan jadi bahagia 😁😀 sebenernya sebelumnya udah pernah ke Bogor nengokin temen SMA, Jenia namanya. lalu kita jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor waktu itu, tapi ya udah lumayan lama, tahun lalu. betapa bahagianya bisa ke Bogor lagi, suasananya teduh-teduh gitu.
liburan Bandung - Day 2 ( Kampung Tulip dan PVJ )
4.4.18
"Kampung Tulip"
awalnya tempat ini ga jadi tujuan destinasi kita, tapi tempat ini
deket dari hotel tempat kita nginep. jadi ya kita coba-coba untuk kesana,
karena di internet kelihatan menarik untuk di kunjungi. dari luar ga keliatan kaya tempat wisata, lebih keliatan
kaya sekolah sejujurnya sampe kita kaya ragu-ragu nemuin tempatnya. waktu kita turun dari mobil, ada abang-abang bakso yang jualan ,
gatau kenapa padahal ya baru makan juga di hotel tp ya memang dasar gue pecinta
basko bawaanya pengen makan aja, cuma yang lain bilng ntaraja pulangnya. jadi
ya antara khwatir juga ntar ga bakal ada disitu lagi abang baksonya, cuma ya
gue ga laper-laper banget sebenernya , daripada ntar mubasir cuma laper mata
aja ya gue ngikut mau mereka.
liburan Badung - Day 1 ( Orchid Forest dan The Lodge Maribaya )
27.2.18
liburan Natal tahun lalu, gue udah jadi anak rantau di beda pulau lagi, untuk pertama kalinya gue ga rayain natal di Manado, dan itu rasanya "errrr" banget ternyata.
beda banget sama perayaan natal di tahun sebelumnya, ngebuat gue sadar sebenernya betapa indahnya suasana natal di Manado.
tahun lalu, biasa sebulan sebelum natal aja di sana udah berasa suasana natalnya. pohon-pohon natal, lagu natal, pernak-pernik natal berhamburan dimana-mana.
sekarang, yah ga berasa sama sekali klo udah mau natalan (ha)
cuma tetap gue belajar bersyukur dengan semua hal baru yang ada di depan gue. dengan tempat kerja pertama gue, temen-temen kerja yang baru juga, CG dan tempat-tempat favorit gue yg baru.
selama kita "mau" menerima perubahan baru, pasti akan ada hal baru yang membuat kita bahagia dengan cara yang baru.
yah kira-kira begitulah pembukaan gue yang masih penuh dengan nostalgia kota tersebut, selanjutnya gue bakal cerita tentang liburan akhir tahun kemarin bersama 3 temen kantor gue, ngebolang ke BANDUNG dengan modal keniatan dan pastinya modal duit (rencana hanya akan jadi wacana selama duitnya ga beneran ke kumpul ! )
kita udah rencanain liburan ke Bandung kurang lebih sebulanan sebelum libur Natal. tadinya bukan mau pergi pas hari Natal, tapi karena mereka begitu mengerti "kesendirian" gue sebagai anak rantau di long weekend liburan itu jadi mereka memilih untuk pergi di hari itu. thanks a lot Sekar, Alga dan Gerdian.
Kuliner Manado
(sedikit mengenang masa lalu)
di hari itu juga, selesai menaruh barang dan leha-lehe di kos Irene, sambil menunggu Bebby datang, kita langsung cus ke tempat yang paling ingin gue kunjungin, yaitu "pinggir pantai Malalayang"
tempatya memang di pinggir pantai, berjejer panjang , macam-macam kios disana. kebanyakan ya kios makanan ala-ala Manao.
yang paling khas Manado adalah "pisang goroho" nya . pisang ini cuma ada di Manado. tekstur pisangnya kalau di goreng mirip sama ubi goreng.memang ga bisa di makan langsung kaya pisang yang lainnya, karena dia bergetah.
di temani sama es kelapa plus sama batok-batoknya pesenan Irene.
dan gue memesan kopi hitam, ada cerita di balik kopi ini 😊😍
sebenernya dari sekian banyak kios yang ada, gue mencari satu kios yang buat gue itu lumayan berkesan. lagipula tempatna memang enak juga karena di sampingnya ada pohon besar jadi berasa teduh.
cuma sayangnya oh sayang entah kenapa makanan di tempat mereka tidak seenak dulu.
cuma ya karena ga ada di Jawa gue merasa itu tetep enak-enak aja. haha.
quality time sama 2 wanita ini bener-bener mengobati rasa kangen gue. bukan cm karena kota Manado nya, tapi karena ada mereka nya.
dan perjalanan kita berlanjut sampai malam.
Langganan:
Postingan (Atom)





