Perenungan Januari



Resolusi di tahun 2019 ini adalah, mereview kembali apa yang sudah terjadi selama 1 bulan ini, in every single month. jadi di akhir bulan Januari ini, saya coba merangkum hal-hal yang saya lewati.

Pertama, keluarga. Pastinya saya sangat bersyukur karna memasuki tahun 2019 ini saya masih dapat berkumpul bersama keluarga saya di kota Bondowoso. Kota ini adalah kota yang kecil, yang tidak terlau mencolok seperti yang lainnya, namun justru karena itulah saya sangat gembira ketika saya dapat pulang kesana dan beristirahat dari keramaian kota besar. buat saya keluarga adalah salah satu sumber kekuatan saya untuk tetap merasa utuh menjalani hidup.





Pada tanggal  1 Januari , papa saya mengantar saya ke Pahala Kencana Jember untuk kembali ke Jakarta. Mami ngga bisa ikut karena mami harus mempersiapkan segala kebutuhan untuk acara tahun baru di gereja.


masih seperti biasanya, saya selalu sedih setiap kali akan kembali ke Jakarta. sebenernya ingin sekali untuk tinggal dekat dengan orang tua, tapi ya banyak hal-hal lain juga yang menjadi pertimbangan.

Kedua,  pekerjaan saya. untuk hal ini pun saya juga sangat bersyukur karena saya dapat bekerja di tempat yang baik, di kelilingi dengan orang-orang yang unik dan ajaib. topik ini saya belum dapat membahas terlalu panjang karena masih belum dapat untuk di publikasikan sekarang. next mungkin waktu sudah saatnya saya akan menulis perjalanan saya dengan pekerjaan ini.

Ketiga, room mate saya.  Wah ini bakal panjang. jadi saya tinggal bersama teman saya ketika dulu saya berada di Mahanaim. dia sudah memiliki 2 anak, dan salah 1 anak nya tinggal bersama kami, namanya Haddasha. saat ini dia berumur 9 bulan. sungguh anak ini luar biasa ( pinternya, cerewetnya, cakodidinya, suara melekingnya, dll) . menurut saya dia adalah bayi yanng unik. mungkin karena dia memiliki keturunan bule sehingga tumbuh kembangnya berbeda dengan bayi-bayi yang selama ini saya lihat.  di bulan ini saja dia sudah dapat berjalan meskipun baru selangkah demi selangkah.


kemudian, saya juga tinggal bersama  Kiki, adik perempuan dari Anita. uniknya adalah dia tidak bisa berbicara menggunakan 100 persen bahasa Indonesia. dalam 1 kalimat pasti ada saja bahasa Manado yang dia gunakan. dia sangat suka ber make up juga.

Keempat,  tempat beribadah.akhirnya saya memutuskan untuk bertumbuh dalam 1 gereja yaitu di GBI Tampak Siring Kelapa Gading rayon 1D. masalah gereja adalah keputusan dari pribadi masing-masing. untuk saya pribadi, saya merupakan orang yang percaya bahwa untuk bertumbuh secara rohani kita memerlukan sebiuah komunitas yang menjadi wadah kita. kita tidak bisa tahu seberapa kita telah bertumbuh apabila kita tidak berada di tempat yang tepat. Oleh sebab itu, saya bergabung dalam gereja, dalam ibadah-ibadah kecil mereka dan turut ambil bagian untuk memberikan waktu lebih dalam pelayanan. Saya mengikuti audisi menari di gereja, dengan kemampuan yang pas-pas-an, saya mencoba untuk mendaftar dan mengikuti audisi tersebut, puji Tuhan, mereka memberikan saya kesempatan untuk bergabung bersama mereka dan belajar. sebuah kesempatan yang indah. pada tanggal 30 Januari kemarin saya sempat mengikuti "PPW Night" di GBI Moi bersama Ps. Welyar Kauntu. Saya sungguh kagum bagaimana Tuhan memakai Ps Welyar dalam pujian penyembahan untuk Indonesia. Setiap lagu yang di ciptakan dan di nyanyikan sungguh menyentuh hati, lagu yang hadir dalam hadirat Tuhan, memiliki kuasa yang nyata ketika di nyayikan.


Kelima,  hobby sampingan saya. mungkin untuk beberapa orang berpikir bahwa saya terlalu royal dalam membeli perlengkapan hobby saya. tapi percayalah saya menyisihkan budget tersebut. saya sangat suka bermakeup memasuki tahun 2019 ini. selain untuk sekedar hobby, saya memang berniat untuk menjalaninya dengan serius, konsisten membuat konten. sehingga membuat saya belajar untuk memiliki komitmen kepada diri saya sendiri.  nah untuk selengkapnya nanti saya ceritakan di postingan yang berbeda. 


ohya, dalam 1 bulan ini juga , saya sedang senang-senangnya mendengarkan musik-musik ini. Saya membuatnya menjadi koleksi "Annointed" di Youtube saya. lagu-lagunya bisa membuat saya kembali tenang dan teduh.
Sekian , perenungan saya di akhir bulan Januari ini.