4 November 2017 di kota ini lagi, di Manado


Manado,
kembali lagi di kota kecil ini, kota favorit , karena letaknya di pinggir laut.
penerbangan pertama di hari itu, menjadi pilihan terbaik untuk bisa memaksimalkan waktu disana.
keadaan bandara masih belum terlalu di padati oleh para pengujung, menjadikannya terlihat begitu senggang.













dan yah , aku memilih untuk tidur nyenyak di pesawat, karena sadar betul, begitu sampai di Manado, sudah banyak list yang akan di kerjakan.
3 jam ga berasa, sampai akhirnya saya terbangun dengan sendirinya, dan melihat pemandangan indah, Manado menyambut dengan begitu cerah nya langit kala itu.



















akhirnya , napak juga ya di pulau ini, deg-deg-an saking karena senengnya .



 
 



WELCOME ! to Manado




setelah ambil bagasi, keluar dan ya mari memesan taxi online.
denger kabar, kalau ternyata sekarang taxi online gabisa masuk ke Bandara, karena peraturan dll nya. cuma ya karena tingkat penasaran yang tinggi, saya tetep aja coba pesen dari dalam bandara, ternyata bisa masuk. meskipun saya merasa agak bersalah karena para supir yang sudah ada stay dalam bandara mengatakan bahwa mereka melarang adanya taxi online yang masuk ke dalam bandara karena bla bla bla nya. yah setiap orang punya alasan nya masing- masing. 
jadi singkatnya, om taxi online datang dan menjemput seperti biasa.
orangnya ramah, supel dan yah dia berbagi pengalaman hidupnya,, perjalanan kurng lebih 45 menit penuh dengan dakwah, haha. sampai akhirnya saya tiba di tujuan.